Pelayanan Uji Keur masih buka, namun untuk Bus Gratis ke RSUD sementara tidak beroperasi
Kamis, 23 April 2020

Tanjung pati – DISHUB (23/4) Seiring dengan beredarnya Surat Edaran Bupati Lima Puluh Kota Nomor 800/371/BKPSDM-LK/2020 tentang penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara/Karyawan selama Pemberlakuan Pembatasn Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Lima Puluh Kota, banyak dari ASN Dinas Perhubungan yang telah menjalankan tugas kedinasannya di rumah/tempat tinggal (work from Home).

Pelaksanaan Surat edaran ini berlaku bagi ASN/Karyawan di lingkungan kabupaten lima puluh kota sesuai dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Sumatera barat mulai tanggal 22 April ini hingga 5 Mei 2020. Namun untuk ASN /Karyawan yang tugas dan fungsinya bersifat strategis/pelayanan agar tetap melaksanakan tugas dan fungsinya.

Dalam urusan pelayanan umum, Dinas Perhubungan melaksanakan Pelayanan Uji KEUR Kendaraan bermotor dan pelayanan angkutan umum yang tetap menjalankan pelayanan selama hari kerja. Hari kerja mulai Senin hingga Jum’at pukul 08:00 WIB – 15:30 WIB dengan waktu istirahat pukul 12:00 WIB – 13:00 WIB.

“Kita tetap menjalankan pengujian kendaraan bermotor, tidak ada pembatasan pelayanan dari dinas hanya pemilik kendaraan sendiri yang sudah berkurang. Dalam sehari biasanya ada sekitar 40 kendaraan yang diuji, namun setelah adanya pembatasan ini kurang lebih hanya 5 kendaraan perharinya yang diuji”, ungkap ari salah satu penguji. Setiap harinya para Penguji secara langsung kontak dengan masyarakat, dalam pelaksanaan tugasnya mereka hanya memakai masker dan diharuskan cuci tangan setelah selesai menguji kendaraan, tambahnya.

Berbeda halnya dengan pelayanan angkutan gratis. Bus gratis yang melayani penumpang yang akan menuju RSUD Achmad Darwis, Suliki ini sudah tidak beroperasi lagi sejak pertengahan bulan maret kemarin. “untuk sementara bus tidak beroperasi dahulu sesuai perintah atasan kami, mengingat kasus penyakit covid-19 yang tidak kunjung usai” tutur Anand juru mudi bus. Kita belum dapat memastikan kapan bus akan kembali beroperasi lagi, yang jelas setelah penyakit ini mereda/hilang, jelasnya. (adm)